Connect with us

Kunci Jawaban Kode Keras Anak Indigo Episode 9-11

Key art resmi Kode Keras Anak Indigo dari Digital Artha

Tips & Trik

Kunci Jawaban Kode Keras Anak Indigo Episode 9-11

Kunci Jawaban Kode Keras Anak Indigo Episode 9-11

Kunci jawaban Kode Keras Anak Indigo Episode 9-11 lengkap: semua pilihan yang benar dan pilihan yang bikin Game Over, biar Wira lolos tanpa ngulang.

Sampai Episode 9 sampai 11, ceritanya makin tegang dan opsi jawabannya makin menjebak. Episode 11 punya pilihan paling banyak, jadi simpan halaman ini baik-baik. Berikut kunci jawaban Kode Keras Anak Indigo Episode 9-11 lengkap.

Kunci jawaban Kode Keras Anak Indigo Episode 9-11: layar pilihan jawaban di dalam game

Cara Pakai Kunci Jawaban Kode Keras Anak Indigo Episode 9-11

Di bagian ini ada 147 pilihan dari Episode 9-11. kolom Situasi = kalimat terakhir sebelum pilihan muncul. Jawaban benar = nomor urutan pilihan di layar + teksnya (kalau urutan di HP lo beda, cocokkan teksnya). Pilihan lain = opsi yang bikin Game Over. Opsi bertanda ✅ tidak bikin Game Over: ada yang sama-sama aman, ada juga yang jalannya agak muter karena bakal ada pilihan tambahan sebelum lanjut. Jawaban yang dicetak tebal adalah jalur paling singkat.

Catatan: kunci ini dicek pada game versi 1.64. Kalau lo main versi yang lebih baru dan ada yang beda, kabarin kami di kolom komentar ya.

Kunci Jawaban Kode Keras Anak Indigo Episode 9

Ada 28 pilihan di episode ini.

No Situasi Jawaban Benar Pilihan Lain
1 Aaah iya aku ingat..!! A-aku mimpi aneh Bu, bukan mimpi buruk. / Kamu mimpi apa? (2) Diam saja Ceritakan mimpimu / Berbohong soal mimpimu
2 Tidak lama kemudian, Ayah datang membawa segelas teh untukmu. / Ini tehnya.. Diminum dulu. (2) Kalau teh kan ada di meja itu Yah Hmm… Terima kasih Yah. / Gak usah Yah, aku gak haus kok.
3 Sudah selesai minumnya? Sini biar saya taruh gelasnya. (3) Aku bisa sendiri Om Tolong ya Om / Aaah… aku belum selesai..
4 Tapi berbeda dengan dr. Eros dan Vina yang dari tadi fokus mendengarkan, Ibu dan Ayahmu sesekali saling lirik ketika kamu menceritakan mimpimu.. / … (3) Sudah ceritanya sampai situ saja.. Tuh kan Ayah dan Ibu tidak mendengarkanku.. / Ayah dan Ibu kenapa?
5 Nanti kamu malah ngarang cerita yang lainnya. (1) Maksudnya aku ini suka ngarang cerita? Enggak mungkin aku ngarang Om. / Om gak percaya sama ceritaku tadi?
6 ………….. / Kenapa nak? (3) Nanti Kak Vina pulang sama siapa? Hmmm.. aku mau duduk di depan Bu. / Aku masih mau di sini Bu.
7 Kalau kamu mau, selagi kamu makan, kucingnya bisa dititipkan pada saya. (2) Gak mau..! Leon harus ikut masuk!! Tolong om, biarkan Leon masuk.. / Hmm.. Maaf ya Leon, kamu ikut om ini dulu.
8 Kamu masih mau teriak-teriak lagi? (1) Marah pada Ayah Kabur Tinggalkan mereka / Menangis dan teriak makin kencang
9 Lalu sekarang siapa yang mau panggil Ayah dan Ibumu ke sini? (2) Kakak saja deh. Aku saja deh. / Kita panggil berdua saja.
10 Heey kamu ngapain melamun? / Eeeh.. Enngg– (1) Aku lihat orang aneh Bu Ah.. Enggak.. Aku gak ngapa-ngapain kok. / Aku kelamaan nunggu Ibu sama Ayah.
11 Yasudah kamu mau pesan apa nih? (3) Yasudah Ayah pilihkan saja. Pokoknya aku mau ayam goreng. / Memang adanya apa saja?
12 Naah mumpung makanannya belum datang, kita cuci tangan dulu yuk Wira.. (1) Ibu duluan saja. Ayo Bu ayo! / Aku malas cuci tangan ah.
13 ( A-astaga i-itu om yang duduk sendirian tadi! ) (2) Kabur mengendap-endap Lari dari sana / Teriak sekencang-kencangnya
14 Iya pak di sini saja. / ……………… (2) Di sini kan seram Kak. Rumah Kakak yang mana? / Antar sampai rumah saja Yah.
15 ( Maksud Kak Vina tadi apa sih? ) (3) Tanyakan langsung pada Vina sekarang. Jangan pedulikan ucapan Vina / Tanyakan nanti jika bertemu lagi
16 ………….?! / Ada apa lagi sih?! (2) Pokoknya Ayah tunggu saja di sini. Ada urusan penting Yah. / Aku mau bicara dengan Kak Vina.
17 Kakak Serius ini, dia akan terus ngikutin kamu sampai kamu menolongnya. (1) Aaah aku gak percaya.. Kenapa harus aku? / Kakak tahu dari mana?
18 Looh Leon ke mana ya? / Leon kamu di mana Leon? (3) Minta tolong pada Ibu untuk cari Leon Cari Leon di luar kamar / Cari Leon di sekitar kamar
19 Lagian kamu ngapain malem-malem begini cari Leon sih? Bukannya tidur. (2) Aku mau tidur sama Leon. Aku mau isengin Leon. / Aku mau main sama Leon.
20 Kalau tidak salah sih pria itu pakai kemeja lengan pendek warna merah deh. (3) Kulitnya putih pucat. Eh warna merah atau hijau ya?? / Lalu dia itu pakai topi.
21 Walaupun kamu merasakan dingin, tetapi badanmu malah bercucuran keringat. (1) Lihat ke belakang. Tutup mata dan tetap di posisi itu. / Teriak panggil Ibu.
22 Leon terlihat ingin berjalan ke arahmu, tapi tidak bisa karena ditahan oleh pria itu. (2) Ambil Leon lalu kabur Hooy Lepaskan Leon! / Pukul Hantu itu
23 ( Aku harus selamat dari kejaran hantu itu.. ) (1) Kabur ke luar Kabur ke kamar Ibu / Kabur ke halaman belakang
24 Entah itu air apa, tapi yang pasti air itu sangat dingin, dan berulang kali menetes lagi mengenai lehermu. (1) Tengok ke atas Bergeser hindari tetesan air / Abaikan saja
25 ( Kalau begini aku cuma punya satu cara.. ) (3) Lawan hantu itu Pura-pura pingsan / Memohon agar gak diganggu
26 Tolong.. Saya.. / Cuma kamu.. (2) A–apa.. Yang bisa saya bantu? Kenapa harus aku?? / Minta tolong saja sama polisi.
27 Tapi.. Sebelum.. Bertemu.. Mati.. / Tolong.. (3) Kamu mati sebelum bertemu Jaka?? Hmm.. Coba diulang sekali lagi. / Jadi Jaka itu yang membunuh kamu?
28 Kali ini dia hanya mengangguk, tanpa mengeluarkan senyum. (2) Hmm.. besok kita temui jaka.. Kenapa gak kamu sendiri sih? / Ayo kita temui Jaka, sekarang..

Kunci Jawaban Kode Keras Anak Indigo Episode 10

Ada 43 pilihan di episode ini.

No Situasi Jawaban Benar Pilihan Lain
1 Suara itu terdengar seperti langkah kaki orang yang sedang mondar-mandir. / ……………….? (3) Periksa ke atas Telpon Ibu / Tetap di ruang makan
2 Kamu terdiam membatu, karena takut dan bingung harus bereaksi bagaimana. (3) Mundur perlahan Sapa hantu itu / Usir hantu itu
3 Hmm yasudah, ganti pertanyaan.. (1) Nama kamu siapa? Kenapa kamu ngikutin aku? / Kamu ini hilang ingatan?
4 Saat sedang berpikir, kamu tiba-tiba teringat oleh sesuatu yang sangat penting. / ……………..?! (3) Oh iya.. Restoran! Tidur bisa bikin ingat sesuatu!! / Kita cari orang yang namanya Jaka di internet..
5 Tidak… Tahu… / ……………… (2) Tahan emosi Keluar kamar / Marah sama Pak Dody
6 Hmm.. Memang peraturannya sudah seperti itu dek.. (2) Tinggalkan Leon di luar Sebutkan nama Ayahmu / Memohon supaya boleh masuk..
7 Lagi-lagi pelayan itu terlihat menatap ke sekitar, dan keringat mulai muncul dari wajahnya.. (1) Cuma mau makan saja Om. Cuma kebetulan lewat saja Om. / Ada urusan Om..
8 Dek, masih belum juga milihnya? (3) Eehh.. Iya maaf kalau lama.. Sabar dong Om.. / Sebentar ya.. Aku bingung..
9 Dia menunjuk meja kosong yang agak jauh dari tempatmu duduk sekarang. (2) Gak usah Om, aku di sini saja.. Males ah.. Jauh mejanya.. / Kenapa sih nyuruh pindah terus?
10 ( Dia kenapa ngeliatin terus sih.. ) (1) Pura-pura tidak sadar. Pangil pelayan itu, lalu tegur.. / Pergi dari restoran itu
11 Kalau begini sih lebih baik aku– (3) Menyerah lah.. Pulang dulu.. / Tinggal dia..
12 Tapi tidak ada apa-apa yang mencurigakan dari sana.. / ………………..? (1) Sini ikut aku, kalau kamu gak percaya. Looh kok hilang sih?? / Aaah masa cuma halusinasiku saja.
13 Kamu menengok dan melihat pelayan itu sedang memegangi pundakmu. / …………………? (2) Pukul tangannya Tendang perutnya / Teriak Minta tolong
14 Dan saya perhatiin dari jauh juga kamu kayak lagi ngobrol sama orang, tapi gak ada siapa-siapa. (2) Kenapa bangku itu bisa berhantu. Saya ngobrol sama hantu penunggu bangku itu. / Hmm.. Om kayaknya salah lihat deh.
15 Dia itu sudah di sana sejak saya belum datang, sampai ketika saya sudah mau pulang, saat restoran tutup, dia masih di sana. (3) Dia ngapain di sana? Hmm.. Ciri-cirinya gimana Om? / Kok dia betah banget ya?
16 Makanya tidak ada yang berani duduk di sana. (1) Tapi tadi aku gak kenapa-napa.. Kenapa gak dibuang saja kursinya? / Om pernah ada pengalaman begitu?
17 ( Pasti di sini malah jadi seram. ) (2) Istirahat dulu Cari petunjuk sendiri / Tanya orang mengenai kejadian 5 tahun lalu.
18 Sekarang gini deh.. Lo boleh tidur di sini asal bayar pajak ke gua. (1) Aku gak mau bayar! Pajak apa nih? / Ah ini sih namanya pemerasan.
19 Dia langsung melayangkan tinjunya ke arahmu. (3) Mundur Pukul lebih dulu / Tahan pukulannya
20 Kamu sudah sangat dipinggir danau tidak bisa kabur ke mana-mana lagi karena dihalangi olehnya. (3) Mundur ke danau Minta maaf sama Anak SMA / Minta tolong Pak Dody
21 Tapi saat sedang menggosok rambut, kamu tidak sengaja melihat Pak Dody diam berdiri menghadap ke danau. (1) Pangil Pak Dody Hampiri Pak Dody / Biarkan saja
22 Pak Dody serius? / Saya serius.. Iya Serius.. (3) Yakin, bapak beneran inget? Akhirnya Pak Dody berguna juga.. / Gimana pak ceritanya?
23 Mungkin itu juga yang membuat saya bisa lancar bicara. (3) Gak sia-sia kan aku kecebur.. Yaah kenapa gak semuanya sih? / Tau gitu aku nyebur aja dari awal.
24 Sampai jam 10 malam, saat restoran mau tutup, dia tidak datang juga. (2) Astaga jahat banget sih dia itu.. Bapak gak coba nelpon dia? / Tapi Pak Dody tahu dia ke mana?
25 ( Duuh dia lagi, dia lagi.. ) (2) Putar balik, cari jalan lainnya Pura-pura gak lihat / Sembunyi dan tunggu dia pergi
26 Kalo lo gak mau mati, lo harus bayar pajak hidup! / Bayar ke gua! (1) Kenapa minta-mintain pajak terus sih? Tapi aku gak punya uang.. / Heran deh.. Hidup aja pake pajak..
27 Hahaha.. Gak akan gua lepas sebelum lo bayar. (1) Minta tolong Leon Pukul tulang keringnya / Iya-iya aku bayar…
28 ( ….Aaah itu gak penting, mungkin dia emang suka bengong.. ) (3) Pak lepasin dia pak.. Pak Dody keren banget..!! / Tahan dulu pak, aku mau panggil petugas keamanan.
29 Hmm.. Memangnya adek ini ada keperluan apa ya? (1) Ada yang harus aku bicarakan dengan Om Jaka. Kepo banget deh.. / Aku mau antar Ayahnya Pak Jaka.
30 Memangnya adek ini dari mana ya? (3) Dari danau timur Dari rumah / Dari Jakarta
31 Dan seharusnya dia ada di rumah saat ini.. (1) Bisa tolong ditelpon gak pak? Tolong panggilkan ke sini pak. / Bapak bisa antar aku ke rumahnya?
32 Dia itu dulu waktu kecil gak bisa diem loh.. (1) Maksudnya teriak-teriak mulu? Pasti dia bau keringat? / Memangnya kenapa dia gak bisa diem?
33 Ini masalah yang sangat serius.. / Masalah apa itu? (2) Emhh.. Ja-jadi akuuu.. Ini masalah yang serius banget deh.. / Masalah rumah tangga..
34 Bahkan kali ini tatapannya lebih tajam lagi, sampai-sampai membuatmu menunduk tidak mau melihatnya. (2) Ceritakan semuanya Pamit pulang saja / Beri cerita palsu
35 Sementara kamu masih merasa kalau Jaka akan tetap menangkapmu. (3) Aku ke sini dengan niat baik! Om akan aku laporkan ke KPAI..! / Minggir kalian semua, lebih baik aku pergi!
36 Umur berapa, pertama kali saya dapat piala? / Hmmm… (2) Umur empat tahun. Duuuh aku lupa nih.. / Saat umur lima tahun.
37 Dan kamu tidak tahu kenapa dia tersenyum, bukannya sedih melihat anaknya sedang histeris begitu. (2) Bapak kenapa tersenyum? Pak, tolongin anaknya tuh.. / Kayaknya lebih baik kalau bapak hibur dia..
38 Kita harus cepat.. / ………………… (3) Langsung pamit pulang Tunggu Jaka bangun / Buatkan teh hangat untuk Jaka
39 Saya akan di sini sampai saya naik ke atas sana. (2) Ajak Pak Dody pulang Pulang Duluan / Temani Pak Dody
40 Ayah.. Di mana Ayah saya? Apa dia masih di sini? (2) Om mau apa memangnya? Pak Dody sudah pergi.. / Tenang dulu Om, Tarik nafas..
41 Dia bersimpuh, menangis dan mengutuk keadaan. (1) Coba menenangkan Jaka Panggil Pak Dody / Biarkan Jaka sendiri
42 Wira.. Saya bisa lihat Ayah.. Kamu kasih aku apa Wira? (1) Eeh? Aku gak ngapa-ngapain.. Hehe.. keren kan. / Aku buka mata om, sebentar..
43 Terima kasih juga karena kamu, saya jadi bisa bertemu dan minta maaf pada Ayah saya. (3) Om lepas Om.. Om.. Aku gak bisa nafas Om.. / Iya sama-sama Om..

Kunci Jawaban Kode Keras Anak Indigo Episode 11

Ada 76 pilihan di episode ini.

No Situasi Jawaban Benar Pilihan Lain
1 Iyaaa.. Kamu mau minta tolong apa Wira? / Hmmm… (3) Tolong jangan cerita soal kejadian tadi, ke Ibuku ya.. Tolong nyetirnya lebih cepat / Tolong mampir dulu ke minimarket. / Tolong pelan-pelan nyetirnya, aku takut..
2 Kalau kamu cerita, saya janji gak akan bilang ke Ibu kamu. (1) Nanti juga Om akan tahu sendiri.. Aku gak bisa cerita Om.. / Kalau Om cerita ke Ibu, nanti aku bisa dianggap Gila.
3 Kamu pasti belum cerita kalau kamu bisa melihat mahluk halus? (3) Bahas yang lain saja om.. Yaaa kan aku gak mau sombong.. / Om sok tahu banget deh..
4 Jadi lebih baik kamu bilang dari sekarang.. (2) Om tahu apa sih soal orang tuaku? Iya-iya nanti aku akan bilang.. / Jadi aku harus bilang sekarang?
5 ( Om Jaka harus bilang apa ya.. ) (1) Aku belum kepikiran sampai sana Om. Bilang saja, Om habis ajak aku jalan-jalan. / Bilang saja Om gak sengaja nyerempet aku.
6 Kan gak mungkin kamu tiba-tiba nyasar, kalau gak ada sebabnya.. (2) Om tenang saja.. Itu sih perkara gampang.. Yaa masalah nanti pikirkan nanti saja Om. / Iya juga ya.. Yasudah Om cari ide lain dong..
7 Perkenalkan.. Saya Jaka bu.. / Saya ini– (2) Om ini yang ngantar aku.. Om ini yang ajak aku jalan-jalan. / Om ini orang Bogor loh..
8 Enggak bu.. Aku gakpapa kok.. (2) Yaaa paling agak capek. Sehat-sehat aja Bu.. / Tenang saja Bu..
9 Dari tadi Ibu tanya, gak di jawab-jawab.. / Oooh kalo itu sih– (4) Aku iseng saja bu.. Rahasia doong hahaha.. / Aku habis ngantar Pak Dody.. / Aku tadi mau ke tempat Ayah.
10 Kamu ajak leon masuk dulu gih.. (2) Yaudah iyaa aku ajak Leon masuk.. Ya ibu bicara aja, nanti kita masuk bareng.. / Aku mau dengar, Ibu mau bicara apa..
11 Kita nguping aja? / Hmmm.. (1) Aku takut sih.. Ah kamu mah ngajarin gak bener.. / Gak mau ah..
12 Nanti ketahuan sama Ibu.. / Miaaw.. (2) Nguping di belakang pintu. Nguping lewat balkon kamarmu. / Nguping lewat halaman samping.
13 ( Aduuh gawat nih kalau Om Jaka sampai kasih tau Ibu soal kejadian tadi. ) / Hmmm.. Jadi tadi itu– (1) Tetap sembunyi di balik pintu Buat suara berisik dari dalam / Potong omongan jaka
14 Leon kamu dengar gak? / Meooow..!! (3) Leon, coba kamu lihat sana.. Ayo kita periksa kedepan..!! / Duuuh… gimana nih Leon?
15 ( Ihh ditanya malah diam saja. ) (1) Susul Leon Panggil Sekali lagi / Lempari Leon dengan tisue
16 ( Eeeh kok Ibu melewatiku begitu saja sih? ) (2) Tunggu di ruang tengah Panggil Ibu lagi / Ikuti Ibu
17 Kaget ya tiba-tiba Ibu pulang lagi? / ……………? (2) Ibu kok ada di sana? Enng.. I-iya kaget Bu. / Looh Ibu dari mana?
18 Kamu kok malah bengong di sana sih? / Kamu lagi mikir apa? (1) Aaah Iya.. Ini aku mau kasih makan Leon. Aku tadi ngeliat Ibu sudah pulang. / Eee.. Aku mikir nanti siang makan apa.
19 Wira, sudah kasih makan Leonnya? / Waaa!! (2) Hmm… Ibu ada waktu sebentar gak? Ibu suka banget muncul tiba-tiba gitu! / Barangnya sudah ketemu Bu?
20 Yasudah Ibu gak jadi buru-buru deh.. Kamu mau tanya apa memangnya? (2) Bu.. Kita bisa pindah rumah gak Bu? Tadi di kamar Ibu lihat apa? / Ibu percaya ada hantu gak?
21 Kamu kenapa tiba-tiba tanya begitu deh? (3) Suasana di rumah ini kurang enak Bu.. Aku takut di rumah ini Bu.. / Aku gak suka sama rumah ini..
22 Ibu mau berangkat dulu ya.. / Tunggu dulu Bu… (2) Aku ikut Bu.. Ibu gak usah berangkat hari ini. / Bisa temani aku sebentar lagi gak?.
23 Wira… Kamu marah ya sama Ibu? (3) ………….. Aku gak marah kok… / I-iya aku marah sama Ibu..!
24 Ibu pergi berangkat lagi ya.. (1) Ibu jahat..! Ibu gak percaya aku..! Ibu mau langsung pergi? / Bu jangan lupa, tentang pindah rumah..
25 Tapi Ibu percaya kalau kamu ngomong begitu karena yang kamu lihat itu khayalan kamu.. (2) Kalau gak percaya, tanya Leon saja. Itu bukan khayalanku! / Gak mungkin begitu Bu..
26 Ibu juga gak mau terlalu keras sama kamu.. (2) I– Ibu meluknya juga terlalu keras… Sudah Bu aah, jangan kelamaan peluknya.. / I-iya Bu.. Aku juga minta maaf.
27 Yaaah Leon kok kamu tidur di sana sih? (2) Tidur di sebelahnya Bangunkan Leon / Suruh Leon pindah tempat.
28 ( Padahal AC juga sudah kuhidupkan, Tapi kenapa masih panas juga ya..? ) (3) Cari es krim di kulkas Buka baju / Hidupkan kipas dan AC
29 ( Duh gimana ya? cuma ada es batu, teh, dan kopi. ) (1) Beli es krim di luar Buat es teh / Buat es kopi
30 Karena kamu terlalu asik tertawa, tanpa sadar kamu menabrak seseorang. / Duuuuh… (3) Siapa sih yang berdiri di tengah jalan gini..? Hati-hati kalau jalan dong.. / Duuuh maaf.. aku gak lihat..
31 Perlahan anak itu berbalik dan menatapmu dengan hidung dipenuhi es krim vanila. (1) Hahaha… Hidungmu ada es krimnya… Pffftt… Ma- Maaf aku tidak sengaja.. / I-itu…. Kamu makan es krim sampai hidung?
32 Jadi gak bisa dimakan lagi kan! (3) Siapa suruh makan es krim di tengah jalan! Maaf… Beli lagi saja es krimnya. / I– itu masih bisa dimakan kok..
33 ( Waduuh! Leon bisa mati kalau dicengkram sama dia.. ) (2) Tendang tangan kiri Anca Teriak minta tolong / Gigit tangan kanan Anca
34 Dia tersungkur memegangi wajahnya yang sedikit terlihat memerah. / ( Ini kesempatanku! ) (1) Tendang Anca Lari menjauh / Bawa kabur Leon
35 Kamu kebingungan karena Leon yang tadinya kamu tinggal di depan, sekarang mendadak hilang entah kemana. (3) Bertanya pada orang sekitar Cari di rumah / Cari di sekitar minimarket
36 ( Duuh es krim ini sampai mencair sebagian, karena kelamaan aku pegang begini ) (2) Buang es krim itu Segera makan es krim itu / Tunggu sampai cair semua, lalu minum es krimnya
37 ( Aku harus cari kemana lagi sekarang… ) (2) Pulang dan telpon Ibu Terus cari Leon / Minta tolong pada orang sekitar.
38 Sesampainya di rumah, kamu langsung menelpon Ibu. / Hallo Bu… (1) Bu, ibu sibuk gak? Ibu bisa pulang sekarang Bu.. Bu Leon hilang Bu.. / Bu.. Bisa tolong aku gak?
39 Ternyata Leon hilang, hanya itu.. (3) Hanya itu Bu? Kok Ibu responnya gitu? / Iya Bu, aku cuma mau bilang itu.
40 Nanti sore saja kita cari deh, kalau Ibu pulang, nanti baru kita cari… (1) Aku maunya sekarang! Yasudah tapi Ibu jangan kelamaan. / Yaaah nanti keburu Leonnya celaka di jalan.
41 Mendengar suara Ibu yang memanggilmu, kamu langsung berlari ke arah pintu depan menghampiri Ibu. (2) Ibu.. Ayo kita cari Leon! Selamat datang Bu.. / Ibu lama banget pulangnya..
42 Kenapa gak tunggu Ibu yang belikan sih? (2) Bu.. ini kita jadi cari Leon gak? Kelamaan kalau tunggu Ibu. / Iya maaf.. Lain kali aku tunggu Ibu deh.
43 Coba sebentar Ibu tanya sama tukang parkirnya dulu ya.. (2) Selagi Ibu nanya, aku cari di sebelah sana.. Yasudah Bu.. / Tukang parkir yang itu?
44 Hmmm…. Sebentar, ibu pikirkan dulu.. (2) Langsung tarik Ibu untuk lanjut mencari Tunggu Ibu berpikir / Lari, cari Leon sendiri.
45 Sekarang kita pulang duluan ya.. (3) Kenapa harus besok? Ibu duluan saja, aku masih mau cari Leon! / Gak mau! Leon harus ketemu hari ini!
46 Pasti akan sulit untuk cari Leon.. (1) Tapi kasihan Leon Bu.. I- Iya juga sih.. / Yaaah Bu.. Sebentar lagi ya Bu..
47 Buu.. Tunggu sebentar Bu.. / Iya.. Kenapa lagi? (2) Besok kan Ibu kerja.. Gimana cari Leonnya? Aku lapar Bu.. Beli es krim dulu ya.. / Kira-kira Leon hilang ke mana ya?
48 Sekarang kita mau cari Leon dari mana? (3) Perkampungan di belakang minimarket saja Pasar pagi dekat minimarket / Sekitar rumah
49 Sekarang kita cari-cari di sekitar sini dulu saja ya. / Hmmm…. (1) Sebaiknya berpencar saja Bu.. Ayoo kita cari di gang itu dulu.. / Kemarin kan sudah cari di sini..
50 Terus jadi gak bisa nolong kamu. (3) Aduh Ibu ini Terlalu khawatir deh. Aku bisa jaga diri kok Bu. / Astaga.. Tenang saja sih Bu..
51 Jadi gak bakal kenapa-napa Bu.. / Ya tapi kan– (2) Sudah Bu.. kita berpencar saja. Sudah Bu ah, jangan buang waktu.. / Kebanyakan tapinya nihh..
52 ( Apa jangan-jangan Leon tidak dengar panggilanku yaa.. ) (3) Bohongi Leon, bilang kalau kamu bawa ikan. Panggil lebih keras / Cari alat bantu untuk memanggil Leon
53 ( Aku harus gimana lagi iniii…. ) (1) Kembali ke titik pertemuan. Cari di dalam rumah warga. / Cari di setiap tempat sampah.
54 ( Pasti Ibu akan lama ini nyari Leonnya.. ) (2) Lanjut cari Leon ke arah lain Susul Ibu ke arah kiri / Tunggu sampai Ibu kembali
55 Kamu segera berlari menghampiri Ibu. (3) Ketemu sama Leon Bu? Looh Ibu kok ada di sini? / Ibu mau cari di mana lagi?
56 Kita makan dulu yuk! / Kamu mau makan di mana? (1) Aku mau makan di rumah. Cari makan di sekitar sini saja.. / Tidak usah Bu, langsung cari Leon lagi saja..
57 Bagaimana kalau Ibu buatkan sup ikan? (1) Hmmm… Iya Bu terserah Ibu saja pokoknya.. Ikannya digoreng saja Bu.. / Ada makanan yang lain gak Bu?
58 Kamu marah karena Ibu ajak kamu makan siang dulu? (2) ………… Enggak Bu… / Yaaa.. selagi kita makan, Leon pasti kelaparan.
59 Hmmm… Seandainya Ibu jadi Leon– (1) Apa mungkin Ibu kabur? Ibu akan kabur ke mana? / Apa yang mungkin ingin Ibu cari?
60 Wira… Kalau makan jangan buru-buru gitu dong.. / Nanti kamu tersedak loh. (1) Enggak Bu, tenang saja.. Biar cepat habis Bu.. / Sup buatan Ibu enak banget sih.
61 Sudah Ibu bilang jangan makan buru-buru. (2) Bu.. Tolong air Bu.. Ibu sih ngajak aku ngomong.. / Aaah enggak itu bukan tersedak Bu..
62 …………….. / Yaaah Ibu, maaf Bu.. (1) Duuh Ibu jadi basah semua begitu.. Ibu gapapa kan? / Sini biar aku bersihkan Bu.
63 Kamu habiskan makanannya, nanti setelah itu kita cari Leon lagi. (3) Gak usah ganti baju Bu.. Jangan lama-lama Bu! / Kenapa gak mandi sekalian?
64 ( Aaah Ibu lama sekali sih ganti bajunya.. ) (3) Berangkat duluan Panggil Ibu / Susul Ibu / Tunggu Ibu
65 Sesampainya di gang tersebut. (2) Telusuri Gang itu Teriak panggil Leon.. / Tunggu Leon keluar dari sana.
66 ( Kenapa dia ada di sini sih? ) (1) Perhatikan dari jauh Putar balik, cari jalan lain / Tanya langsung
67 Kamu melihat di dalamnya ada seekor kucing hitam yang sangat familiar. / ( Hah itu kan Leon..?!! ) (3) Teriaki Anca. Panggil Ibu. / Lari dan terjang anca.
68 Lo kan anak komplek! Anak komplek kan katanya pinter-pinter! (2) A-aku tidak tau kamu mau apa! Udah tau badan gede, jangan nginjek-nginjek dong! / K-kamu mau uang?!
69 ( Kondisinya lebih parah dari aku.. ) (2) Dorong Anca. Cari alat untuk memukul Anca. / Kelitiki pinggang Anca.
70 Kamu terus saja berjalan mendekat, sementara Anca kini jatuh terduduk karena ketakutan.. / Kamu sudah jahat sama Leon! (3) Ambil TV di sebelahmu, lalu lempar ke Anca. Jambak dan bangunkan Anca / Tendang kepala Anca.
71 Kalau tahu kamu dibeginikan, aku hajar saja dia! (3) Gendong Leon pulang Balut luka Leon dengan bajumu / Telepon ambulance
72 Sementara itu kondisi Leon makin memburuk. (2) Bangunkan Leon Beri Leon pertolongan pertama / Susul Ibu ke atas
73 ( Duuuh aku harus gimana ini sekarang.. ) (3) Bawa Leon ke kamar Bawakan Leon selimut / Teriak panggil Ibu
74 ( Pasti karena kondisinya makin lemah. ) (3) Gunakan bajumu sebagai tandu. Cepat-cepat mengangkatnya / Tarik Leon
75 Tiba-tiba Ibu datang membawa pet cargo Leon. (2) Pet cargonya mau dikemanakan Bu? Ibu ngapain saja sih dari tadi?! / Looh Ibu mau ke mana?
76 Sekarang kita bawa Leon ke dokter hewan. / Tapi Bu.. (1) Dokter hewannya jauh gak? Nanti nyetirnya ngebut ya Bu.. / Kita ke sana naik apa?

Tips Biar Nggak Sering Game Over di Kode Keras Anak Indigo Episode 9-11

  • Jawaban yang kelihatan paling aman belum tentu benar. Game ini suka ngerjain pemainnya, jadi cocokkan sama tabel di atas.
  • Kalau Game Over, lo cuma perlu mengulang dari adegan yang sama dan ganti pilihan yang salah.
  • Simpan halaman ini di bookmark biar gampang dibuka pas lagi main.

Kunci Jawaban Bagian Lainnya

FAQ Kunci Jawaban Kode Keras Anak Indigo Episode 9-11

Kode Keras Anak Indigo sama dengan Kode Keras Indigo?
Sama. Nama di dalam game adalah Kode Keras Anak Indigo, sedangkan di Play Store judulnya Kode Keras Indigo – Visual Novel.

Kenapa ada pilihan yang bertanda ✅ tapi bukan jawaban utama?
Karena pilihan itu tidak bikin Game Over. Ada yang sama-sama aman, ada juga yang jalannya agak muter karena bakal muncul pilihan tambahan sebelum ceritanya lanjut.

Game ini buatan siapa?
Digital Artha, studio yang juga membuat seri Kode Keras lainnya seperti Kode Keras Cowok dari Cewek dan Kode Keras Cewek buat Si Boy.

Mau kunci jawaban game Kode Keras yang lain?
Cek juga kunci jawaban Kode Keras Cewek buat Si Boy, Kode Keras Cowok dari Cewek, dan Kode Keras Cowok untuk Senja.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

To Top