Connect with us

Preview Marvel’s Avengers – Menyatukan Para Superhero

Preview Marvel Avengers

Review

Preview Marvel’s Avengers – Menyatukan Para Superhero

Berkat keberadaan 4 buah versi adaptasi hollywood-nya, nama Avengers kini telah menjadi satu bentuk komoditi yang terlampau besar.

Bahkan tentu apabila sampai coba diadaptasikan ke dalam versi video game, banyak pihak yang cukup menyimpan sebuah ekspektasi tinggi mengenai hal tersebut. Seperti yang baru-baru ini tengah ditunjukan oleh perilisan game Marvel’s Avengers milik Square Enix dan Crystal Dynamics.

Setelah menikmati versi Beta, kami pun akhirnya sudah resmi memainkan versi perilisan penuh dari game action RPG ini. Walau telah berhasil menamatkan konten single-playernya di difficulty Hard, kami masih belum bisa memberikan penilaian yang pasti terhadap game Marvel’s Avengers.

Pasalnya, kami belum sepenuhnya menjajal konten multiplayer yang ditawarkan. Khususnya perihal konten misi end-game yang tergolong sangat memegang peranan penting terhadap keberlangsungan game ini di masa-masa yang akan datang.

Sehingga ulasan preview berikut nampak akan lebih banyak membahas mengenai konten single-player beserta dengan sedikitnya mekanika fitur bermain menarik yang dibawa.

 

Kesan awal

Kurang lebih serupa dengan pembahasan yang sempat kami utarakan pada versi betanya, konten single-player dari Marvel’s Avengers memang benar-benar membawa sebuah kualitas yang begitu kuat. Bila membahas mengenai ceritanya, Crystal Dynamics tak malu-malu langsung menunjuk keberadaan sosok Kamala Khan (Ms. Marvel) sebagai sang karakter utama sekaligus penggemar berat dari kelompok superhero Avengers.

Crystal Dynamics sendiri seolah ingin memberi sentuhan bahwa game ini terasa untuk merepresentasikan antusiasime para fans-fans komik ataupun film dari Avengers melalui sudut pandang Kamala. Pada awal game, Marvel’s Avengers langsung membawamu untuk menikmati sebuah acara syukuran yang berkenaan dengan diresmikannya markas serta pesawat helicarrier baru untuk mereka (yang bernama A-Day.

Dengan mengendalikan sosok Kamala yang saat itu masih hanyalah seorang manusia biasa, kamu akan menemukan banyak hal yang terasa penuh fans service di permulaan game. Terutama demi mengenalkan lagi keikonikan sosok anggota-anggota resmi Avengers (yang hanya muncul di game).

Dan kamu pun seolah tak ingin kehilangan momen untuk menikmati sekaligus menginteraksikan segudang hal-hal menarik yang bisa kamu jumpai di tempat tersebut.

 

Tetap ada porsi peran untuk para Avengers “asli”

Meski Kamala dimunculkan sebagai protagonis, terutama untuk menyatukan kembali para anggota Avengers yang tercerai-berai pasca peristiwa terorisme kelam di A-Day, para anggota Avengers original di game ini tetaplah menyandang peran yang penting dalam menyeimbangkan porsi cerita .

Baik Kamala maupun mereka (Avengers original) sama-sama menyimpan adanya interaksi timbal balik menarik. Khususnya dalam membentuk kepribadian mereka semua untuk bangkit dari keterpurukan maupun keputusasaan. Tanpa memberikan spoiler lebih lanjut, kami pastikan bahwa kamu tetap akan punya porsi untuk bisa bermain sebagai Hulk, iron Man, Black Widow, Captain America, hingga Thor sekalipun secara lebih intim nan sinematik di mode campaign.

Bahkan saat mendapat kesempatan untuk memainkan semuanya, Crystal Dynamics benar-benar ingin menunjukan bagaimana sisi kelebihan mereka yang nantinya bisa kamu adopsikan. Apalagi ketika hal itu berakar dari keunikan gaya bertarung yang sangatlah begitu berbeda satu sama lain.

Satu-satunya hal yang mungkin bisa dikritisi dari mode campaign-nya adalah bahwa game ini terasa kurang begitu lengkap dalam memperkenalkan kehadiran para villain. Seolah hanya berkesan sebagai versi prologue, ada banyak potensi yang masih disimpan-simpan oleh game Marvel’s Avengers untuk update DLC (gratis) di masa yang akan datang.

 

Miliki hub untuk menelusuri hal-hal menarik

Perlu kami tegaskan bahwa game sebenarnya ini bukanlah game open world. Sedikitnya kesan open world hanya bisa digapai ketika kamu memainkan misi-misi multiplayer yang ada di area terbuka.

Meski begitu, Marvel’s Avengers memiliki satu jenis area yang memungkinkanmu untuk bisa bersantai sejenak sebelum hendak mencurahkan tenaga dan pikiran untuk menyelesaikan misi. Yakni lewat keberadaan peran Hub (ada 2 tempat) yang perlahan-lahan akan selalu berubah (berkembang) menyesuaikan cerita.

Ada sejumlah fitur menarik yang nantinya tersedia di sana. Selain menemukan chest item atau berinteraksi dengan hal-hal di sekitar, ada para vendor-vendor yang akan siap menyediakan berbagai item gear dan kosmetik untuk langsung ditawarkan kepadamu.

Selebihnya, ada pula keberadaan sosok NPC pemimpin faksi yang biasa memberikan misi-misi simpel untuk menaikkan level suatu faksi. Kamu pun bisa mendapat suatu imbalan menarik dengan mengerjakan hal tersebut.

 

Terjadinya hal yang paling ditakutkan

Avengers

Walau tak separah versi beta, optimisasi performa yang dihadirkan dalam versi perilisan penuh game ini sayangnya masih terasa mengecewakan. Bermain di platform PC dengan grafik medium, kami menjumpai sejumlah gangguan baru mengenai adanya graphical glitch di scene-scene tertentu.

Pengalaman kami dalam bermain juga harus ikut dihinggapi oleh adanya masalah crash saat tengah bermain dalam waktu cukup selain dari masalah frame rate drop dan stutter. Sejauh ini, patch darurat yang baru saja dihadirkan pun sayangnya masih belum terasa membantu.

Sempat terpaksa untuk menurunkan resolusi bermain ke 900p (dari 1080p dengan spek GPU GTX 1060 3GB, RAM 16GB, dan CPU i7 7700), hal tersebut tetap masih belum dapat menghindarkan kami dari gejala crash yang selalu muncul dalam frekuensi yang tak bisa diduga.

 

Sedikit yang mungkin bisa dipastikan

Avengers

Kurang lebih, seperti itulah preview yang bisa kami bawakan untuk sementara mengenai game Marvel’s Avengers. Walau belum banyak menyentuh konten multiplayer, kami bisa sedikit memberikan bayang-bayang bahwa game ini akan tergolong sangatlah “grindy” untuk dimainkan.

Sementara untuk fitur microtransaction di bagian kosmetik, untungnya kami bisa memastikan bahwa sistem yang dibawakannya  masih terasa fair alias sama sekali tidak pay to win. Karena pada umumnya kamu masih tetap bisa mendapatkan berbagai banyak item kosmetik hanya dengan bermain saja.

Game Marvel’s Avengers sendiri kini telah resmi dirilis sejak tanggal 4 September kemarin di platform PC, PS4, dan Xbox One.

Skrinsut tambahan:

Avengers Avengers Avengers

 

 

 

 

Continue Reading
Avatar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top